Play Video

Selamat Datang di Kalananti

Nama Kalananti diambil dari penggabungan dua kata: kala dan nanti yang berarti masa depan. Makna dari nama ini mengandung misi kami yaitu untuk bisa membekali para generasi alpha, yang saat ini sedang duduk di bangku TK-SD dengan berbagai keterampilan yang relevan dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan industri di masa depan.

Anak usia 5-11 tahun yang saat ini menjadi target program Kalananti sering dikenal dengan generasi alpha.

Generasi alpha adalah mereka yang lahir diatas tahun 2010. Mereka adalah generasi yang sudah terbiasa menggunakan teknologi informasi dan internet bahkan sejak mereka bayi. Melalui kedekatannya dengan internet, generasi ini dipercaya mampu menjadi generasi yang lebih pintar dan memiliki banyak wawasan dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. Namun sayangnya perbedaan karakter antara orang tua generasi Y/Z dan anak generasi alpha saat ini seringkali memunculkan berbagai tantangan baru. Seperti halnya, perasaan cemas oleh orang tua terkait “pola pendidikan seperti apa yang sebaiknya ditempuh oleh anak mereka untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan zamannya?”

Jika generasi alpha adalan native pada dunia teknologi saat ini, orang tua adalah imigrant, dimana mereka telah berpindah dari zaman belum datangnya teknologi ke zaman sekarang yang lebih modern. Hal ini tentunya sedikit banyak dapat berdampak pada perbedaan karakter diantara mereka. Pola pembelajarannya juga pasti berbeda, antara dahulu saat buku dan guru adalah sumber utama pembelajaran dan saat ini ketika semua informasi dan materi dapat diakses dari mana aja dan dalam bentuk apa saja (video, tulisan, audio, dll).

Menurut penelitian yang dilakukan oleh World Economic Forum, sekitar 2/3 dari anak generasi alpha saat ini nantinya akan bekerja di suatu pekerjaan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Hal ini dikarenakan hadirnya berbagai teknologi di masa depan yang mampu menggantikan beberapa peran manusia. Karena hal itu, generasi alpha haruslah mulai mempersiapkan pengetahuhan, keterampilan, dan metode belajar baru yang lebih relevan dengan perkembangan zaman. Tema pembelajaran juga harus disesuaikan dengan isu-isu yang sedang terjadi saat ini dan mungkin terjadi di masa depan, sehingga kelak si kecil dapat menjadi bagian dari solusi atas permasalahan yang akan terjadi.

Tidak ada metode yang paling tepat dan bersifat umum untuk mendidik generasi alpha, karena setiap anak pastinya memiliki keunikannya masing-masing. Yang terpenting pada konteks penggunaan teknologi pada pembelajaran adalah, jangan sampai seorang anak hanya menjadi konsumen dari teknologi atau malah dilarang untuk menggunakan teknologi sama sekali. Yang paling tepat adalah bagaimana kita bisa berkolaborasi dengan teknologi untuk meningkatkan pengalaman belajar yang lebih optimal.

Usia emas adalah waktu yang paling tepat untuk menumbuhkan minat dan bakat si kecil di bidang apapun yang ingin mereka (dan orang tua) pelajari. Namun terdapat beberapa hal mendasar yang terlebih dahulu harus mereka kuasai sebelum mulai mempelajari keterampilan masa depan. Hal tersebut meliputi keterampilan keterampilan dasar seperti halnya: kemampuan motorik (halus dan kasar), kognitif, sosial-emosi, seni, dan bahasa. Kemampuan dasar ini biasanya di stimulasi ketika anak berusia 3-5 tahun, sehingga waktu yang tepat untuk memulai menyiapkan keterampilan masa depan adalah setelah usia 5 tahun.

Untuk membantu anak usia 5-11 tahun menyiapkan masa depan mereka, Kalananti telah merancang berbagai keterampilan yang nantinya akan ditanamkan kedalam beberapa jenis program yang dapat diikuti oleh si kecil. Adapun keterampilan dan program