Kreativitas adalah salah satu kemampuan dasar agar anak mampu berpikir out-of-the box untuk menyelesaikan masalah dan menjelajahi sesuatu yang baru. Mengembangkan kreativitas dapat meningkatkan fungsi otak, kesehatan mental, dan kesehatan fisik si Kecil. 

Pssttt... Ini loh Rahasia Dibalik Anak Kreatif !

Anak-anak sejatinya lebih kreatif dibandingkan para orang dewasa. Alasan anak kecil lebih kreatif adalah mereka mengutamakan perasaan atau naluri dibanding logika berpikir dan pola pikir yang eksploratif. Aktivitas-aktivitas bermain bersama teman seperti berlari, menari, memanjat, berguling sangat mendorong kreativitas si Kecil.

Dunia anak-anak adalah dunia bermain dan belajar bersama teman-temannya. Tapi pernahkah Ayah dan Bunda merasa kalau si Kecil minder dengan kreativitas teman-temannya? Misalnya saat teman-temannya punya karya yang lebih menarik dibanding milik si Kecil.

Si Kecil mungkin merasa tidak bersemangat ataupun muram dibanding teman-teman seusianya. Perasaan minder itu merupakan hal yang wajar terjadi, seperti halnya Ayah dan Bunda sendiri. Biasanya, si Kecil yang lebih punya banyak referensi dan kegiatan pendukung dapat membuat mereka berpikir lebih kreatif. Ayah dan Bunda perlu merangkul dan mendorong si Kecil agar lebih percaya diri dalam mengeksplorasi dunia dan mengembangkan kreativitasnya.

Untuk itu, Kakmin punya tips rahasia nih, 

Tips Meningkatkan Kreativitas si Kecil

  • Perbanyak buku bacaan dan tontonan yang edukatif, namun tetap seru!

Tahukah Ayah/Bunda, alur sebuah cerita akan memberi stimulus kepada otak untuk membuat sebuah dunia dalam pikiran si Kecil menggunakan logika dan pemikiran kritis untuk memahami konsep dan ide cerita itu. Mereka akan mengeksplorasi banyak ide baru yang tidak pernah mereka temui dalam kehidupan nyata.

  • Melibatkan anak memecahkan masalah sehari-hari

Ayah dan Bunda berperan besar dalam perkembangan si Kecil. Makanya dengan mengajak anak berpikir bersama tentang masalah kecil,

“Wah, kamarnya berantakan banget, kita harus ngapain yaa?”.

Dengan melempar pertanyaan seperti ini, maka Ayah dan Bunda melatih tanggung jawab dan problem solving si Kecil sekaligus mendorong anak untuk percaya diri dan merasa dihargai orang lain.

  • Membuat karya bersama

Membuat karya bersama dengan Si Kecil dapat mendorong anak untuk menuangkan sisi kreatifnya dan juga menjadi kegiatan yang mempererat ikatan antara orang tua dengan anak. Misalnya Ayah dan Bunda bisa mengajaknya membuat rumah bermain atau makanan bersama.

  • Membuat GAME!

“Hah, buat game? Anakku kan masih kecil, kok anak kecil bisa buat game?”


Mungkin ini pemikiran yang Ayah dan Bunda miliki. Tapi yes, Ayah dan Bunda tidak salah lihat kok! Anak-anak pun sekarang sudah bisa membuat Game dan bisa dimainkan bersama teman-temannya. Membuat Game mendorong anak-anak menciptakan sebuah dunia yang menarik dan mereka senangi sekaligus mendorong rasa eksploratif si Kecil.

Apa hubungannya membuat Game dengan kreativitas?

Kreativitas sendiri dapat dilatih dan dibiasakan dengan kebiasaan yang positif, bukan merupakan hasil yang instan diperoleh. Nah, Membuat game sendiri dapat menjadikan si Kecil menjadi anak yang kreatif karena dengan terbiasa membuat game, mereka jadi punya pola pikir yang lebih eksploratif, banyak ide dan percaya diri.

Pasti bangga banget dong kalau si Kecil jadi makin kreatif? Bersama Kalananti, kita akan mendorong si Kecil menuju kegiatan yang positif dengan melatih kreativitas melalui program Game Coding and Bootcamp.

Dengan mengikuti Game Coding Bootcamp akan mengasah keterampilan digital dan teknologi anak dengan berbagai kreasi video game yang seru dan disampaikan dengan pendekatan Hybrid antara direct instruction dan active learning. Wah, seru banget ya pastinya !

Yuk jadi orangtua yang #BanggaBisa  bersama Kalananti!